Showing posts with label SEO. Show all posts
Showing posts with label SEO. Show all posts

Tuesday, April 19, 2011

Mengenali Jumlah Persaingan Keyword dalam Search Engine

· 1 comments

Belajar SEO kali ini saya akan mencoba menulis tentang cara mengenali jumlah persaingan keyword dalam Search Engine Google. Dengan mengetahui berapa besar persaingan suatu keyword dalam Search Engine maka kita akan mendapatkan suatu ide atau nilai suatu keyword dalam webblog kita.Apa itu jumlah kompetitor? jumlah kompetitor adalah banyaknya kompetitor atau persaingan untuk suatu keyword atau kata kunci pada mesin pencarian aka search engine. Darimana kita akan mengetahui jumlah persaingan tersebut? untuk mengetahui ini sangat mudah karena setiap kali kita melakukan pencarian di mesin pencari google, google akan secara otomatis memberikan jumlah persaingan untuk kata kunci tersebut.


Sekarang silahkan coba untuk melakukan pencarian dengan kata kunci “pengertian search engine”, berikut contoh gambaran hasilnya :












Pada gambar yang diberi lingkaran merah tertulis Sekitar 5,120,000 hasil (0.08 detik), ini artinya jumlah kompetisi atau persaingan untuk kata kunci “pengertian search engine” sebanyak 5,120,000. Atau dengan kata lain, ada sebanyak 5,120,000 website atau blog yang menulis dengan kata kunci tersebut yang terekam oleh google. Sangat mudah bukan untuk mengetahui jumlah persaingan?

Apa itu jumlah pencarian? jumlah pencarian adalah banyaknya orang yang mencari suatu kata kunci di search engine, umumnya jumlah pencarian di tulis dalam skala bulanan. Dimana kita mengetahui rata-rata jumlah pencarian? untuk hal ini perlu bantuan tool. Dalam hal ini seperti yang ditulis pada postingan tentang niche kemarin, kita akan menggunakan Google AdWords Keyword Tool.

Sekarang silahkan coba kunjungi halaman Google AdWords Keyword Tool lalu tuliskan kata kunci pengertian search engine, dan berikut contoh hasilnya :







Terlihat bahwa kata kunci “pengertian search engine” jumlah pencarian perbulannya adalah 1.900 untuk pencarian global (diseluruh dunia) dan 1.900 untuk pencarian lokal (dalam contoh ini adalah google.co.id). Jadi, jika blog anda mengandalkan kata kunci “pengertian search engine” dengan target pengunjung Indonesia, maka kesempatan untuk mendapatkan kunjungan adalah sekitar 1.900 perbulannya, itupun jika blog anda berada pada posisi paling atas di search engine, dan pengunjung tertarik semua untuk mengunjungi blog anda (tapi ini jarang terjadi). Namun, jumlah pencarian itupun akan terus berubah dari waktu ke waktu.

Jadi, angka 1.900 hanyalah sugesti saja dan bukan angka pasti, namun ini bisa dijadikan sedikit gambaran untuk kita dalam menentukan kata kunci yang di kejar.

Dalam perencanaan keyword utama dalam blog, kita harus memperhitungkan antara jumlah kompetisi dengan jumlah pencarian. Yang harus anda ingat adalah Jumlah pencarian harus mencari yang jumlahnya besar, sedangkan jumlah kompetisi harus kecil. Artinya jumlah kompetisi dengan jumlah pencarian harus berbanding terbalik.

Semakin banyak jumlah persaingan, maka blog kita akan sulit untuk jadi pemenang di search engine. Namun, walaupun kita menjadi rangking 1 di google, akan menjadi sia-sia saja apabila tidak ada orang yang mencari.

Selamat mencoba semoga bermanfaat.

Read More.. Read More......

Sunday, April 10, 2011

Memilih Keyword dengan Google Insights

· 3 comments


Memilih Keyword dengan Google Insight - Bagi sebagian besar publisher blog memilih keyword menggunakan Google Adwords keyword tool atau Google keyword suggestion sudah tidak asing lagi. Ada alternatif lain dalam melakukan pemilihan suatu keyword saat ini yakni Google Insight yang beralamat di http://www.google.com/insights/search/

Dengan Google Insights untuk Penelusuran, Anda dapat membandingkan pola volume penelusuran di seluruh kawasan wilayah, kategori, jangka waktu, dan properti tertentu.


Memilih keyword dengan Google Insights dapat menghasilkan suatu keyword sesuai dengan sasaran atau tujuan yang akan dicapai secara lebih mendalam.


Selamat mencoba memilih Keyword dengan Google Insight.

Read More.. Read More......

Sunday, March 13, 2011

Meta

· 0 comments

Meta adalah elemen atau tag dalam bahasa pemrograman HTML atau XHTML yang dipakai untuk mengaplikasikan metadata dalam suatu halaman web. Elemen meta ini harus diletakkan pada bagian “head” dalam HTML tersebut. Tag meta ini dapat dipakai juga untuk menyatakan deskripsi/keterangan dari suatu halaman web dan untuk menjelaskan mengenai kata kunci (keyword) yang terkait serta untuk metadata lain tanpa “head”.Sebagai contoh yang sederhana, di bawah ini ditampilkan perintah meta:

(meta name="keyword" content="wikipedia, encylopedia")

untuk menjelaskan bahwa halaman HTML yang bersangkutan berkaitan dengan kata kunci “wikipedia” dan “encyclopedia". Contoh dari tag meta yang lain adalah:


(meta http-equip="Content-Type" content="text/html")

Demikian sedikit pencerahan dari saya semoga bermanfaat.

Read More.. Read More......

PageRank

· 0 comments

PageRank adalah sebuah algoritma yang telah dipatenkan yang berfungsi menentukan situs web mana yang lebih penting/populer. PageRank merupakan salah satu fitur utama mesin pencari Google dan diciptakan oleh pendirinya, Larry Page dan Sergey Brin yang merupakan mahasiswa Ph.D. Universitas Stanford.

Cara kerja
Sebuah situs akan semakin populer jika semakin banyak situs lain yang meletakkan link yang mengarah ke situsnya, dengan asumsi isi situs tersebut lebih berguna dari isi situs lain. PageRank dihitung dengan skala 1-10.

Contoh: Sebuah situs yang mempunyai Pagerank 9 akan di urutkan lebih dahulu dalam list pencarian Google daripada situs yang mempunyai Pagerank 8 dan kemudian seterusnya yang lebih kecil.

Konsep
Banyak cara digunakan search engine dalam menentukan kualitas/rangking sebuah halaman web, mulai dari penggunaan META Tags, isi dokumen, penekanan pada content dan masih banyak teknik lain atau gabungan teknik yang mungkin digunakan. Link popularity, sebuah teknologi yang dikembangkan untuk memperbaiki kekurangan dari teknologi lain (Meta Keywords, Meta Description) yang bisa dicurangi dengan halaman yang khusus di desain untuk search engine atau biasa disebut doorway pages. Dengan algoritma ‘PageRank’ ini, dalam setiap halaman akan diperhitungkan inbound link (link masuk) dan outbound link (link keuar) dari setiap halaman web.

PageRank, memiliki konsep dasar yang sama dengan link popularity, tetapi tidak hanya memperhitungkan “jumlah” inbound dan outbound link. Pendekatan yang digunakan adalah sebuah halaman akan diangap penting jika halaman lain memiliki link ke halaman tersebut. Sebuah halaman juga akan menjadi semakin penting jika halaman lain yang memiliki rangking (pagerank) tinggi mengacu ke halaman tersebut.

Dengan pendekatan yang digunakan PageRank, proses terjadi secara rekursif dimana sebuah rangking akan ditentukan oleh rangking dari halaman web yang rangkingnya ditentukan oleh rangking halaman web lain yang memiliki link ke halaman tersebut. Proses ini berarti suatu proses yang berulang (rekursif). Di dunia maya, ada jutaan bahkan milyaran halaman web. Oleh karena itu sebuah rangking halaman web ditentukan dari struktur link dari keseluruhan halaman web yang ada di dunia maya. Sebuah proses yang sangat besar dan komplek.

Algoritma
Dari pendekatan yang sudah dijelaskan pada artikel konsep pagerank, Lawrence Page and Sergey Brin membuat algoritma pagerank seperti di bawah:

Algoritma awal

PR(A) = (1-d) + d ( ( PR(T1) / C(T1) ) + … + ( PR(Tn) / C(Tn) ) )

Salah satu algoritma lain yang dipublikasikan

PR(A) = (1-d) / N + d ( ( PR(T1) / C(T1) ) + … + ( PR(Tn) / C(Tn) ) )

Keterangan :

PR(A) adalah Pagerank halaman A
PR(T1) adalah Pagerank halaman T1 yang mengacu ke halaman A
C(T1) adalah jumlah link keluar (outbound link) pada halaman T1
d adalah damping factor yang bisa diberi antara 0 dan 1.
N adalah jumlah keseluruhan halaman web (yang terindeks oleh Google)

Dari algoritma di atas dapat dilihat bahwa pagerank ditentukan untuk setiap halaman anda bukan keseluruhan situs web. Pagerank sebuah halaman ditentukan dari pagerank halaman yang mengacu kepadanya yang juga menjalani proses penentuan pagerank dengan cara yang sama, jadi proses ini akan berulang sampai ditemukan hasil yang tepat.

Akan tetapi pagerank halaman A tidak langsung diberikan kepada halaman yang dituju, akan tetapi sebelumnya dibagi dengan jumlah link yang ada pada halaman T1 (outbound link), dan pagerank itu akan dibagi rata kepada setiap link yang ada pada halaman tersebut. Demikian juga dengan setiap halaman lain “Tn” yang mengacu ke halaman “A”.

Setelah semua pagerank yang didapat dari halaman-halaman lain yang mengacu ke halaman “A” dijumlahkan, nilai itu kemudian dikalikan dengan damping factor yang bernilai antara 0 sampai 1. Hal ini dilakukan agar tidak keseluruhan nilai pagerank halaman T didistribusikan ke halaman A.

Random surfer model
Random surfer model merupakan pendekatan yang menggambarkan bagaimana sesungguhnya yang dilakukan seorang pengunjung di depan sebuah halaman web. Ini berarti peluang atau probabilitas seorang user mengklik sebuah link sebanding dengan jumlah link yang ada pada halaman tersebut. Pendekatan ini yang digunakan pagerank sehingga pagerank dari link masuk (inbound link) tidak langsung didistribusikan ke halaman yang dituju, melainkan dibagi dengan jumlah link keluar (outbound link) yang ada pada halaman tersebut. Rasanya semua juga menganggap ini adil. Karena bisa anda bayangkan apa jadinya jika sebuah halaman dengan rangking tinggi mengacu ke banyak halaman, mungkin teknologi pagerank tidak akan relevan digunakan.

Metode ini juga memiliki pendekatan bahwa seorang user tidak akan mengklik semua link yang ada pada sebuah halaman web. Oleh karena itu pagerank menggunakan damping factor untuk mereduksi nilai pagerank yang didistribusikan sebuah halaman ke halaman lain. Probabilitas seorang user terus mengkilk semua link yang ada pada sebuah halaman ditentukan oleh nilai damping factor (d) yang bernilai antara 0 sampai 1. Nilai damping factor yang tinggi berarti seorang user akan lebih banyak mengklik sebuah halaman sampai dia berpindah ke halaman lain.

Setelah user berpindah halaman maka probabilitas diimplemntasikan ke dalam algoritma pagerank sebagai konstanta (1-d) . Dengan mengeluarkan variable inbound link (link masuk), maka kemungkinan seorang user untuk berpindah ke halaman lain adalah (1-d), hal ini akan membuat pagerank selalu berada pada nilai minimum.

Dalam algoritma pagerank yang lain, terdapat nilai N yang merupakan jumlah keseluruhan halaman web, jadi seorang user memiliki probabilitas mengunjungi sebuah halaman dibagi dengan total jumlah halaman yang ada. Sebagai contoh, jika sebuah halaman memiliki pagerank 2 dan total halaman web 100 maka dalam seratus kali kunjungan dia mengunjungi halaman itu sebanyak 2 kali (catatan, ini adalah probabilitas).

Sumber : id.wikipedia.org

Read More.. Read More......

Thursday, August 28, 2008

32 Most Important SEO Tips

· 7 comments

In the internet world, you must knowing about search engine optimization and traffic increase your weblog or website. It's I try explain for you how it's work?
Following these simple tips will definitely boost your traffic and search engine rankings for free.

  1. Make sure your site is not under construction, incomplete, with little or no unique content.

  2. When your site is ready, submit it to Google, Yahoo, MSN and ASK.com. Consider also submitting to other search engine but most of them are powered by these four leading search engines. Submit also your site to reputable high PR web directories, open directories, yellow pages and social bookmarking sites such as del.icio.us, furl, etc.

  3. Submit your sitemap to Google, Yahoo, MSN and ASK.com (sitemap for search engines usually in XML format)

  4. Offer sitemap to your site visitors for easy page navigation. (sitemap for visitors in HTML format)

  5. Create unique and rich content sites. Avoid duplicate content. Do not create multiple pages, sub-domains, domains, mirror sites or sites with different domain names but same content.

  6. Check your keywords and make sure they are relevant and actually are contained in your site. Avoid keywords stuffing.

  7. Use text instead of images in your content, links and important subjects.

  8. Make your TITLE and ALT tags descriptive, simple and keyword rich. Avoid irrelevant and repeated keywords.

  9. Title tag should be 60-80 characters maximum length.

  10. Meta tag description should be 160-180 characters including spaces. (about 25-30 words)

  11. Meta Tag keywords must be 15-20 words maximum.

  12. Optimize Pages with Headings (H1, H2, H3..) containing your site's primary keywords.

  13. Validate your CSS and HTML. Check for errors and broken links.

  14. If your site contains dynamic pages(i.e., the URL contains a "?" character), make sure you use SEO friendly URLs. Search engines' spiders having difficulty indexing dynamic pages.

  15. Maximum links per page must be fewer than 100. Avoid the risk of being flagged as link farm by search engines.

  16. Use Lynx as text browser to check your site. (http://lynx.isc.org/)

  17. Allow search bots (good ones) to crawl your sites without session IDs or arguments that track their path through the site. Using these techniques may result in incomplete indexing of your site.

  18. Check your web server/host if it supports the If-Modified-Since HTTP header. It tells search engines whether your content has changed since last crawled your site. It will save you bandwidth, resources and avoid server overload.

  19. Use Robots.txt file to manage and control search engine spiders in indexing your site. You can allow and disallow spiders and choose directories you want to be crawled and indexed. But with bad bots or spam bots you need to modify your HTACCESS file to properly and effectively manage bots or spiders. Visit http://www.robotstxt.org/wc/faq.html to learn more about Robots.txt file.

  20. Do not attempt to present different content to search engines than what you show to your site visitors.

  21. Avoid dirty tricks and exploiting loop holes to improve search engines ranking.

  22. Avoid links to bad neighborhood such as web spammers, link farms, phishing, hacker, crack, gambling, porn and scam sites. Linking to them will greatly affects your search engine rankings.

  23. Do not attempt to join in link schemes, excessive reciprocal links or excessive link exchanging and link exchange web rings.

  24. Do not use unauthorized programs or online tools to submit your site, check page rankings and other automated queries. Avoid the risk of being flagged as spam.

  25. Do not use hidden text and links. Show to search engines what you show to your vistors. It will greatly affect your site's reputation.

  26. Do not attempt to create pages that contains phishing, scam, viruses, trojans, backdoors, spyware, adware and other malicious programs.

  27. Make your site useful and informative.

  28. Improve your link building. Link to high PR websites. Quality of relevant links are far more important than quantity. Links will greatly improve your site's visibility, popularity and rankings. Search engines consider links as votes to your site.

  29. Check your page link structure. Every page should be reachable by a single static text link.

  30. Be extra careful in purchasing SEO services. Some uses illegal and questionable ways to improve rankings.
  31. Do not buy or sell links.

  32. Do not create sites that contains purely affiliate links and no valuable content that are useful to the users.

Mudah-mudahan artikel dalam bahasa inggris ini dapat menambah wawasan dan membantu sobat. Artikel ini boleh disebarluaskan untuk tujuan pendidikan dan tidak dikomersialkan.


Read More.. Read More......

Tuesday, August 26, 2008

Pengertian Search Engine Optimization

· 30 comments

Dalam dunia website/weblog sekarang ini, khususnya bagi para publisher dan blogger diperlukan pengetahuan tentang Search Engine Optimization, website/weblog yang telah sobat buat tugas selanjutnya adalah mendaftarkan website/weblog sobat ke mesin pencari Google atau yang lainnya. Sebelum mendaftarkan website/weblog yang telah dibuat; sekarang yang menjadi pertanyaan apa itu search engine optimization, cara kerja dan fungsi suatu search engine.


  1. Pengertian Search Engine
    Mesin pencari web atau yang lebih dikenal dengan istilah web search engine merupakan program komputer yang dirancang untuk mencari informasi yang tersedia didalam dunia maya. Berbeda halnya dengan direktori web (seperti dmoz.org) yang dikerjakan oleh manusia untuk mengelompokkan suatu halaman informasi berdasarkan kriteria yang ada, web search engine mengumpulkan informasi yang tersedia secara otomatis.

  2. Cara Kerja Search Engine
    Mesin pencari web bekerja dengan cara menyimpan hampir semua informasi halaman web, yang diambil langsung dari www. Halaman-halaman ini diambil secara otomatis. Isi setiap halaman lalu dianalisis untuk menentukan cara mengindeksnya (misalnya, kata-kata diambil dari judul, subjudul, atau field khusus yang disebut meta tag). Data
    tentang halaman web disimpan dalam sebuah database indeks untuk digunakan dalam pencarian selanjutnya. Sebagian mesin pencari, seperti Google, menyimpan seluruh atau sebagian halaman sumber (yang disebut cache) maupun informasi tentang halaman web itu sendiri.

    Ketika seorang pengguna mengunjungi mesin pencari dan memasukkan query, biasanya dengan memasukkan kata kunci, mesin mencari indeks dan memberikan daftar halaman web yang paling sesuai dengan kriterianya, biasanya disertai ringkasan singkat mengenai judul dokumen dan terkadang sebagian teksnya.

    Mesin pencari lain yang menggunakan proses real-time, seperti Orase, tidak menggunakan indeks dalam cara kerjanya. Informasi yang diperlukan mesin tersebut hanya dikumpulkan jika ada pencarian baru. Jika dibandingkan dengan sistem berbasis indeks yang digunakan mesin-mesin seperti Google, sistem real-time ini unggul dalam beberapa hal seperti informasi selalu mutakhir, (hampir) tak ada broken link, dan lebih sedikit sumberdaya sistem yang diperlukan (Google menggunakan hampir 100.000 komputer, Orase hanya satu.). Tetapi, ada juga kelemahannya yaitu pencarian lebih lama rampungnya.

  3. Komponen utama dalam Search Engine
    Sebuah search engine memiliki beberapa komponen agar dapat menyediakan layanan utamanya sebagai sebuah mesin pencari informasi. Komponen tersebut antara lain :

    1. Web Crawler
      Web crawler atau yang dikenal juga dengan istilah web spider bertugas untuk mengumpulkan semua informasi yang ada di dalam halaman web. Web crawler bekerja secara otomatis dengan cara memberikan sejumlah alamat website untuk dikunjungi serta menyimpan semua informasi yang terkandung didalamnya. Setiap kali web crawler mengunjungi sebuah website, maka dia akan mendata semua link yang ada dihalaman yang dikunjunginya itu untuk kemudian di kunjungi lagi satu persatu.

      Proses web crawler dalam mengunjungi setiap dokumen web disebut dengan web crawling atau spidering. Beberapa websites, khususnya yang berhubungan dengan pencarian menggunakan proses spidering untuk memperbaharui data data mereka. Web crawler biasa digunakan untuk membuat salinan secara sebhagian atau keseluruhan halaman web yang telah dikunjunginya agar dapat dip roses lebih lanjut oleh system pengindexan. Crawler dapat juga digunakan untuk proses pemeliharaan sebuah website, seperti memvalidasi kode html sebuah web, dan crawler juga digunakan untuk memperoleh data yang khusus seperti mengumpulkan alamat e-mail.

      Web crawler termasuk kedalam bagian software agent atau yang lebih dikenal dengan istilah program bot. Secara umum crawler memulai prosesnya dengan memberikan daftar sejumlah alamat website untuk dikunjungi, disebut sebagai seeds. Setiap kali sebuah halaman web dikunjungi, crawler akan mencari alamat yang lain yang terdapat didalamnya dan menambahkan kedalam daftar seeds sebelumnya.

      Dalam melakukan prosesnya, web crawler juga mempunyai beberapa persoalan yang harus mampu di atasinya. Permasalahan tersebut mencakup :

      • Halaman mana yang harus dikunjungi terlebih dahulu.
      • Aturan dalam proses mengunjungi kembali sebuah halaman.
      • Performansi, mencakup banyaknya halaman yang harus dikunjungi.
      • Aturan dalam setiap kunjungan agar server yang dikunjungi tidak kelebihan beban.
      • Kegagalan, mencakup tidak tersedianya halaman yang dikunjungi, server down, timeout, maupun jebakan yang sengaja dibuat oleh webmaster.
      • Seberapa jauh kedalaman sebuah website yang akan dikunjungi.
      • Hal yang tak kalah pentingnya adalah kemampuan web crawler untuk mengikuti
        perkembangan teknologi web, dimana setiap kali teknologi baru muncul, web crawler harus dapat menyesuaikan diri agar dapat mengunjungi halaman web yang menggunakan teknologi baru tersebut.

        Proses sebuah web crawler untuk mendata link – link yang terdapat didalam sebuah halaman web menggunakan pendekatan regular expression. Crawler akan menelurusi setiap karakter yang ada untuk menemukan hyperlink tag html (<a>). Setiap hyperlink tag yang ditemukan diperiksa lebih lanjut apakah tag tersebut mengandung atribut nofollow rel, jika tidak ada maka diambil nilai yang terdapat didalam attribute href yang merupakan sebuah link baru.

    2. Indexing system
      Indexing system bertugas untuk menganalisa halaman web yang telah tersimpan sebelumnya dengan cara mengindeks setiap kemungkinan term yang terdapat di dalamnnya. Data term yang ditemukan disimpan dalam sebuah database indeks untuk digunakan dalam pencarian selanjutnya.

      Indexing system mengumpulkan, memilah dan menyimpan data untuk memberikan kemudahan dalam pengaksesan informasi secara tepat dan akurat. Proses pengolahan halaman web agar dapat digunakan untuk proses pencarian berikutnya dinakamakan web indexing. Dalam implementasinya index system dirancang dari penggabungan beberapa cabang ilmu antara lain ilmu bahasa, psikologi, matematika, informatika, fisika, dan ilmu komputer.

      Tujuan dari penyimpanan data berupa indeks adalah untuk performansi dan kecepatan dalam menemukan informasi yang relevan berdasarkan inputan user. Tanpa adanya indeks, search engine harus melakukan scan terhadap setiap dokumen yang ada didalam database. Hal ini tentu saja akan membutuhkan proses sumber daya yang sangat besar dalam proses komputasi. Sebagai contoh, indeks dari 10.000 dokumen dapat diproses dalam waktu beberapa detik saja, sedangkan penulusuran secara berurutan setiap kata yang terdapat di dalam 10.000 dokumen akan membutuhkan waktu yang berjam lamanya. Tempat tambahan mungkin akan dibutuhkan di dalam computer untuk penyimpanan indeks, tapi hal ini akan terbayar dengan penghematan waktu pada saat pemrosesan pencarian dokumen yang dibutuhkan.

    3. Search system
      Search system inilah yang berhubungan langsung dengan pengguna, meyediakan hasil pencarian informasi yang diinginkan. Ketika seorang pengguna mengunjungi mesin pencari dan memasukkan kata pencarian biasanya dengan beberapa kata kunci, search system akan mencari data dari indeks database, data yang cocok kemudian akan ditampilkan, biasanya disertai ringkasan singkat mengenai judul dokumen dan terkadang sebagian teksnya.


Read More.. Read More......

Dasar Search Engine Optimization - Membuat Keyword

· 2 comments

Pada kesempatan ini saya akan mencoba membahas tentang dasar-dasar search engine optimization khususnya dalam hal membuat Keyword. "Keyword" kalau diartikan dalam bahasa Indonesia adalah "kata kunci" yang merupakan bagian terpenting dalam suatu website/weblog. Bagian ini kadang bagi seorang blogger pemula tidak mengetahuinya.

Jika sobat adalah blogger pemula, maka keyword ini wajib sobat pasang pada weblog/website yang sobat miliki. Ambil contoh jika seorang netter mencari sesuatu di search engine dan ia mengetikkan kata kunci, maka disinilah tugas search engine mencari website/weblog yang memiliki kata kunci tersebut untuk ditampilkan.

Jadi jelas sekali sobat keyword adalah suatu aspek yang sangat penting dalam suatu website/weblog, karena hal ini bagian dari Search Engine Optimization. Jika website/weblog sobat memasang keyword yang salah, search engine dan visitor sobat tidak akan menemukan website sobat.

Langkah-langkah perencanaan keyword dapat dijelaskan sebagai berikut :


  1. MENCIPTAKAN DAFTAR KEYWORD
    Langkah pertama dalam proses adalah membuat daftar potensial keyword. Perlu sobat pikirkan semua kata-kata yang diketikkan netter dalam kotak Search Engine Google atau search engine lainnya untuk menemukan website/weblog sobat. Contoh : "belajar blog" atau "blog tutorial".

  2. GUNAKAN TOOL RISET KEYWORD
    Dalam hal ini kita ambil contoh, kita hendak memasang keyword "belajar blog", sebelumnya kita tidak tahu berapa nilai persaingan dari keyword "blog tutorial" tersebut. Untuk diketahui 'Semakin tinggi nilai persaingan maka semakin banyak visitor mencari keyword tersebut'.

    Perbandingan dan Nilai Persaingan
    blog tutorial 50
    belajar blog 20

    Terlihat 'blog tutorial' lebih tinggi artinya netter lebih suka dengan kata kunci tersebut. Untuk diketahui keyword yang memiliki persaingan tinggi berarti memiliki persaingan antar website/weblog tinggi pula, Search Engine lebih memilih pagerank website/weblog tinggi pula.

    Dalam mencari perbandingan nilai keyword sobat dapat menggunakan beberapa tool yang tersedia di internet, ada yang gratis dan ada yang mesti bayar, diantaranya :

    1. Overture Keyword Selektor Tool (Gratis):
      http://inventory.overture.com/d/searchinventory/suggestion/
      Overture selain menunjukkan persaingan keyword, juga menampilkan kombinasi frase-frase keyword terkait hal ini cocok untuk mencari "Niceh Market" (persaingan rendah).

    2. Wordtracker, tool bagus, tapi untuk versi gratisnya dia hanya menampilkan Search Result MSN.

    3. Google AdWords Keyword Tool
      Bagi yang ingin memasang Adwords sobat bisa mengetahui harga keyword disini.

  3. PASTIKAN DAFTAR KEYWORD SEKALI LAGI
    Dibagian ini sobat tahu sendiri apa yang harusnya dilakukan, apakah memilih keyword yang mempunyai persaingan tinggi atau persaingan rendah (Niche Market). Disini terserah sobat pilih menggunakan keyword yang mana

    1. Jika sobat menggunakan keyword yang mempunyai persaingan tinggi, maka untuk mengimbanginya website sobat harus ber-pagerank tinggi pula.
    2. Jika sobat menggunakan keyword yang mempunyai persaingan rendah (Niceh Market), maka website sobat dapat dengan mudah meraih Rangkin #1 di Google.


  4. RENCANAKAN LANGKAH YANG HARUS DILAKUKAN
    Siapkan langkah sobat dan pasang keyword-keyword tersebut pada Edit HTML :
    #Title Tag <title>
    #Meta Description Tags <meta decscription=>
    #Meta Keywords Tag <meta keyword=>
    #Headings <h1> <h2>
    #Alt text <alt>
    #Anchor Text/Navigational Links <a href=> <keyword/a>

  5. SUBMIT KE SEARCH ENGINE
    Jika website/weblog Sobat sudah selesai submit/daftarkan ke Google di : www.google.com/addurl dan Yahoo

Demikian sobat sekilas dasar Search Engine Optimization dari saya, semoga dapat membantu sobat. Oh ya artikel saya ini boleh disebarluaskan tidak untuk tujuan komersil.

Catatan :
Bagi sobat yang ingin mengetahui lebih banyak tentang blogging dan google bisa sobat kunjungi di :
www.blogging-tutorial.co.cc
www.all-about-google.co.cc

Read More.. Read More......

Google Website Translator

Follow